Saya tidak tau kenapa kakek nenek saya memilih kota Magetan sebagai tempat kelahiran beliau..yang secara tidak langsung membuat saya dipaksa mudik kesana, dan jadi orang bego karena jauh dari peradaban. Ya. Jauuuuuhhhh dari peradaban.
Di kota ini sambungan internetnya seperti bau kent*t. bentar datang, kenceng banget, lalu ilang. Dan ilangnya lama banget sampe ada orang selanjutnya yang buang angin. Krrr…
Alhasil, saya baru bisa update DKV mala mini ditemani segelas Milo.
(bagi saudara gejewati, Milo itu yahud untuk diminum malam2 saat mengerjakan tugas lho!)
Lupakan tugas pertama, mari buka lembaran baru di tugas kedua..
Billboard untuk Consumer Good.
Dan setelah rebut diskusi dengan diri sendiri, saya memutuskan untuk memilih barang pada kuadran ke4, yaitu barang-barang yang dibeli konsumennya tanpa perlu pikir panjang secara rasional. Barang-barang yang berhubungan dengan Basic Need seseorang.
Berbicara tentang Basic Need manusia, mari kita menilik segitiga Maslov dimana kebutuhan fisik adalah yang pertama dibutuhkan manusia. Contoh: makanan, istirahat, nyaman, kebersihan, kesehatan, dll. Disini saya tertarik dengan masalah kesehatan yang terjadi pada bangsa Indonesia.
Orang Indonesia tergolong orang yang pelit kepada kesehatannya sendiri. Mereka lebih memilih mendiamkan suatu penyakit jika cara pencegahannya melibatkan banyak uang. Dan baru menyesal saat penyakit tersebut mulai menjadi serius dan orang tersebut sekarat.
Jadi, oke saya memilih produk kesehatan yang sehari-hari dipakai dan dibutuhkan oleh manusia.
Dan pilihan jatuh kepada: Jeng Jengg!! Pasta Gigi Pepsodent untuk Perlindungan Gigi Sensitif!
Ini mind map sederhana yang telah saya buat sehari sebelum presentasi produk..
Why oh why? Just because..
1. Pepsodent merupakan merk yang sudah melekat dihati masyarakat Indonesia
2. Merupakan brand yang kuat dan mempunyai konsumen tetap.
3. Image Pepsodent yang baik di mata para konsumennya
4. Pepsodent Gigi Sensitif adalah pasta gigi khusus untuk gigi sensitive yang harganya labih terjangkau daripada para kompetitornya (Sensodyne, Enzim, Antiplaque) yang notabene bikinan nagri.
5. Pepsodent merupakan pasta gigi yang bekerjasama dengan IDGI (bukan Ikatan Dukun Gaul Indonesia, tapi Ikatan Dokter Gigi Indonesia) yang sering mangadakan even dengan pemerintah untuk kesehatan mulut dan gigi.
Dengan brainstorming kecil-kecilan dan berbekal data yang saya unduh dari internet, akhirnya produk inipun saya asistensikan ke mbak Oyn.
Dan ternyata masih banyak riset yang harus saya godok lebih dalam..
· Studi competitor lebih details
· Mencoba masing-masing merek
· Perdalam target audiens
· Pelajari kebiasaan keluarga yang anggotanya ada yang bergigi sensitive
· Tidak semua orang memakai pepsodent, bagaimana cara berkomunikasinya.
Huft..this gonna be a huge homework to do..
Singsingkan lengan baju, berteriak Banzaaiii,
dan..yohoooo, let’s rock this big thing!

bagi saudara gejewati, Milo itu yahud untuk diminum malam2 saat mengerjakan tugas lho!
BalasHapuswkwkkwkkwkwk. i was wrote in my blog madoo. it was my cause why i have choose milo :
Milo bersingunggan dengan beberapa gaya hidup sehat – minum milo di pagi hari, minum es milo di siang hari, minum milo hangat di malam hari.
and you being one of it. hehehhehehhe. :D
yeaaaa!!
BalasHapusMachda... thumbnailmu gak di-aplod ta? gak mau pamer ide2mu ke dunia?
BalasHapusaduh..baru liat blog setelah nilai DKV3 keluar..
BalasHapusuohh..maafkan saya pak ramokkk...
T_T